Melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, pemerintah resmi menyiapkan sebanyak 4.770 kebutuhan calon pegawai negeri sipil melalui jalur sekolah kedinasan untuk periode tahun 2026.
Menteri PANRB Rini Widyantini berpesan agar para calon pendaftar memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik mungkin dengan mempersiapkan kompetensi diri secara matang.
Seluruh proses pendaftaran nantinya akan dilakukan secara terpusat, mudah, dan transparan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara di laman sscasn.bkn.go.id.
Tahun ini, terdapat sembilan instansi pemerintah yang membuka formasi pendidikan kedinasan di bawah naungan lembaga masing-masing.
Di antaranya adalah Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri yang menyediakan 1.410 formasi, Politeknik Keuangan Negara STAN dengan 1.000 formasi, serta 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan yang menawarkan 891 formasi.
Selain itu, formasi menarik juga tersedia melalui Politeknik Statistika STIS, Politeknik Pengayoman Indonesia di bawah Kementerian Hukum, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Badan Siber dan Sandi Negara, BMKG, hingga Badan Intelijen Negara.
Usai tahap pendaftaran, para peserta akan bersaing dalam tahapan Seleksi Kompetensi Dasar yang ditargetkan bergulir pada September mendatang, yang meliputi materi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.
Dengan persiapan yang disiplin serta menjaga integritas tinggi, seleksi sekolah kedinasan tahun 2026 ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, profesional, dan berdedikasi penuh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas di seluruh penjuru tanah air.
BERITA TERKAIT: