Demikian yang disampaikan oleh Dewan Pimpinan MUI dalam konferensi pers mengenai penyebaran virus corona di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (3/3).
"Doa dilakukan di setiap shalat fardhu di rakaat terakhir setelah ruku," ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI, Anwar Abbas, ketika menjelaskan tata cara Qunut Nazilah.
"Dibaca saat shalat
sirriyah dan dibaca keras saat shalat
jahriyah, baik menjadi imam atau sedang shalat sendiri," paparnya.
Anwar menjelaskan, shalat
sirriyah merupakan shalat yang disunnahkan untuk tidak mengeraskan suara, seperti shalat dzuhur dan ashar. Sementara shalat
jahriyah merupakan shalat yang disunnahkan untuk mengeraskan suara, seperti shalat maghrib, isya, dan subuh.
Lebih lanjut, Anwar juga mengatakan, MUI mengajak umat Islam untuk memperbanyak wudlu yang benar dan sempurna.
"Khususnya saat mencuci kedua tangan, agar lebih ekstra menggunakan sabun, saat berkumur, dan saat membersihkan hidung," lanjutnya.
Itu, kata Anwar, sesuai dengan keterangan para ahli kesehatan dunia yang menyatakan cara-cara tersebut dapat menangkal virus, katanya.
BERITA TERKAIT: