Setelah mencopot atap JPO di Sudirman, Dinas Bina Marga berencana mendesain JPO di Universitas Atma Jaya dan Hotel Le Meridien dengan konsep terbuka.
"Kita lihat dulu, kalau (JPO) menghubungkan dari tempat terbuka ke terbuka, ya kita buka (atapnya). Kalau menghubungkan tempat tertutup ke tertutup, ya kita tutup (atapnya)," ungkap Kepala Dinas Bina Marga, Hari Nugroho, Senin (11/11).
Tidak hanya tanpa atap, rencananya beberapa JPO juga akan dibangun lift. Pemasangan lift ini diperuntukan untuk membantu kaum difabel, ibu hamil, maupun lansia.
"Rencananya yang di depan Le Meridien yang di Karet, itu kan demand-nya tinggi. Kemudian strukturnya emang agak goyang jadi kita perkuat. Kita perkuat strukturnya sekalian, kita lebarin. Nanti lebarnya dari 2,5 menjadi 5 meter," jelasnya.
"Sekalian kita revitalisasi, bagusin. Kemudian kita lengkapi dengan fasilitas lift, pencahayaan lampu seperti di JPO di GBK Polda," tambahnya.
Selain di depan Hotel Le Meridien, Hari juga menyampaikan, kemungkinan ada JPO lain yang dipasangi lift. Di antaranya Semanggi, Depan Atmajaya, dan Dukuh Atas.
"Rencana pembangunan mulai tahun ini. Mungkin akhir November. Rencana sampai maret 2020 selesai," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: