Hal itu dipastikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meninjau langsung kondisi SMP Negeri 16 Medan. Sekolah ini menjadi salah satu satuan pendidikan yang mendapat bantuan revitalisasi setelah terdampak banjir pada November 2025.
“Pembangunan revitalisasi sekolah yang terdampak banjir ini selesai pada waktunya, bulan Agustus. Sehingga semua kegiatan pembelajaran sekarang sudah berlangsung 100 persen, tidak perlu ada lagi yang melalui pembelajaran daring,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Selasa, 15 September 2026.
Ia mengatakan bahwa pemulihan satuan pendidikan terdampak bencana tidak berhenti pada perbaikan bangunan.
Tentunya, lingkungan belajar yang aman dan nyaman menjadi bagian penting agar guru dan peserta didik dapat kembali menjalankan aktivitas pendidikan tanpa kekhawatiran.
Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 16 Medan, Taripar Rudi Sihaloho menjelaskan bahwa pekerjaan revitalisasi dimulai pada April 2026, sampai saat ini seluruh pengerjaan bangunan telah selesai pada Agustus 2026.
“Revitalisasi dimulai dari bulan April 2026 dan pada bulan Agustus 2026 kemarin sudah selesai. Sebelumnya area sekolah ini rendah, sehingga dilakukan penimbunan dan ditinggikan supaya ke depan kalau ada hujan lebat tidak terkena banjir lagi,” jelasnya.
BERITA TERKAIT: