Guncangan gempa itu terasa sampai ke Bandung dan DI Jogjakarta.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono, mengatakan dari pengamatan yang mereka lakukan di Samudera Hindia Selatan Jawa, kekuatan gempa ini awalnya diperkirakan sebesar 5,7 SR, namun kemudian direvisi menjadi 5,5.
Sementara episentrum gempa terletak pada koordinat 8,68 Lintang Selatan dan 108,82 Bujur Timur, di laut pada jarak 107 km arah selatan Kota Cilacap, Jawa Tengah, pada kedalaman 64 km.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault).
Rahmat Triyono juga mengatakan, selain dirasakan hingga Bandung, guncangan gempa dilaporkan dirasakan di daerah Pangandaran, Cilacap, Ciamis, dan juga Kebumen dalam skala intensitas III MMI.
Sementara itu Kepala Stasiun Geofisika Klas III Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie, menginformasikan getaran gempa terasa hingga Pantai Suwuk Kabupaten Kebumen.
“Kami mendapatkan laporan bahwa warga di Pantai Suwuk, Kebumen, juga merasakan getaran gempa,†kata Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara seperti dirilis
Antara.
BERITA TERKAIT: