22 Ribu Kepala Keluarga Ditargetkan Ikut Program Pengelolaan Sampah Di Banyuwangi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 04 April 2019, 22:33 WIB
22 Ribu Kepala Keluarga Ditargetkan Ikut Program Pengelolaan Sampah Di Banyuwangi
Kunjungan Menteri ke Muncar/RMOL
Kecil Besar
rmol news logo Keberhasilan tempat pengolahan sampah sementara (TPST) di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar selama ini terjadi karena adanya kerja sama pemerintah daerah dan organisasi non-pemerintah (NGO) dunia yang didanai Norwegia dan institusi bisnis Borealis dari Austria, Systemiq.

Demikian dikatakan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas saat menerima kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Banyuwangi, Kamis (4/4).

"Alhamdulillah, meski masih melibatkan 3.214 KK, namun sudah mulai tumbuh budaya di kalangan masyarakat untuk mengurangi serta mengolah sampah di kawasan Muncar. Targetnya, ada ada 22 ribu KK ikut program ini, pada akhir 2019," kata Anas.

Sebelum ke TPST, Susi sempat berdialog dengan ratusan nelayan di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi. Dalam dialog itu, dia meminta nelayan peduli pada penanganan sampah plastik, yang menjadi polusi bagi laut.

“Bila dari sekarang kita tidak mengurangi penggunaan sampah plastik, tahun 2030 diprediksi di laut akan lebih banyak sampah plastik daripada ikan. Maka itu, saya minta semua warga terlibat pengurangan limbah plastik dan jangan buang sampah di laut,” tegas Susi.

Momen tersebut juga dimanfaatkan nelayan untuk bertanya masalah perikanan kepada Susi. Mulai perijinan kapal tangkap, rumput laut, hingga berkurangnya ikan di perairan Muncar.

“Nelayan harus jaga keberadaan ikan dengan mengatur pola tangkap. Karena dengan pola yang benar, ketersediaan ikan di laut terus terjaga, termasuk Muncar juga perlu,” kata Susi.

Berkat kebijakan pola tangkap ikan yang benar di sejumlah perairan Indonesia, kini mulai membuahkan hasil.

“Indonesia kini menjadi no 1 produsen ikan tuna di dunia, neraca perdagangan perikanan Indonesia nomer satu di Asean,” pungkas Susi. rmol news logo article
 
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA