Demikian pandangan yang disampaikan tokoh muda Bandarlampung Rahmat Mirzani Djausal terhadap menggeliatnya usaha-usaha kreatif yang memanfaatkan teknologi informasi oleh anak muda di Lampung.
Kerja-kerja kreatif mereka terus bermunculan. Terbaru adalah gabungan lima anak muda Lampung yang meluncurkan aplikasi
multiple intelligence bimbingan belajar online yang diberi nama SANEDU, kependekan dari
Study and Fun Education.
Aplikasi tersebut dapat dengan mudah diakses di telepon selular. Kehadirannya, disebut sebagai angin segar bagi pengembangan
creativepreneur di Lampung.
“SANEDU adalah aplikasi bikinan anak muda Lampung yang menjadi gerbang untuk pengembangan
creativepreneur dan menghadirkan iklim inovasi. Kerja-kerja kreatif seperti ini harus terus didukung,†ujar Rahmat Mirzani.
Ia menambahkan,
creativepreneur sebagai basis pengembangan wirausaha baru, harus lah jelas dan terukur. Selama ini, kerja kreatif dan inovatif anak muda Lampung punya potensi besar, tapi belum terfasilitasi dengan baik. Enterpreneur baru tak akan bisa berkembang, jika arahnya tidak jelas.
Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandarlampung itu menambahkan, untuk melahirkan
creativepreneur dibutuhkan sistem yang terarah dan terukur melalui kebijakan dan lembaga kreatif provinsi yang mewadahi dan mepromosikannya.
“Pengembangan
creativepreneur adalah hal wajib yang menjadi prioritas kita ke depan agar hadir banyak pengusaha kreatif dari Lampung yang sejahtera dan bermanfaat,†tandas dia. **
BERITA TERKAIT: