"Tanah ini selanjutnya akan ditindaklanjuti secara administrasi dan penguasaan oleh TNI AU untuk dimanfaatkan bagi kepentingan pertahanan negara," tegas Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.
Sementara itu, KSAU Marsekal M Tonny Harjono menyebutkan lahan tersebut akan digunakan untuk latihan pasukan elite TNI AU, yakni Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).
"Kami merencanakan membangun komando pendidikan satuan pasgat, pengembangan dari validasi organisasi sehingga daerah tersebut akan dibangun beberapa kesatuan dan daerah latihan," sambung Marsekal M Tonny.
HGU lahan tersebut sebelumnya tercatat atas nama anak usaha PT Sugar Group Companies (SGC), yakni PT Sweet Indo Lampung dan enam perusahaan. Berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2015, 2019, dan 2022, lahan tersebut berdiri di atas tanah milik Kemhan.
Masih dalam temuan BPK, total aset negara yang selama ini dikuasai SGC diperkirakan mencapai Rp14,5 triliun.
BERITA TERKAIT: