Upacara diikuti jajaran pimpinan Untar, dosen, mahasiswa dan karyawan serta personil TNI dan Polri, dihalaman kampus I Untar, Jumat (17/8). Selain itu juga hadir pengurus Yayasan Tarumanegara.
Bertindak selaku inspektur upacara Rektor Untar Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan dan komandan upacara adalah personil TNI dari Kodim Jakarta Barat. Sementara untuk petugas upacara adalah mahasiswa Untar dan berbagai fakultas.
Rektor Untar mengatakan melalui upacara ini, perguruan tinggi khususnya Untar dapat mengenang proses kemerdekaan Indonesia sehingga dapat membangkitkan semangat nasionalisme pada setiap warga negara terutama sivitas akademika Untar.
"Perguruan tinggi adalah tempat dilahirkannya pada pemimpin masa depan sehingga sudah seharusnya nilai-nilai nasionalisme sudah tertanama di dalam diri mahasiswa. Kelak bila mereka jadi pemimpin Akan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada pribadinya," ujarnya.
Sedangkan Tujuan Untar melaksanakan upacara gabungan bersama TNI dan Polri agar memperkokoh persatuan antar elemen di masyarakat. Indonesia adalah milik semua dan semuanya punya kewajiaban mempertahankan kemerdekaan.
Menurut Rektor, perguruan tinggi termasuk Untar juga TNI dan Polri serta elemen lainnya punya kewajiban yang sama dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sesuai bidang masing-masing.
"Melaui upacara bersama ini kita tunjukan bahwa kita siap menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia," ungkapnya.
Untar adalah perguruan tinggi yang dimiliki nilai-nilai integritas profesionalisme dan entrepreneurship. Ketiga nilai tersebut sudah diberikan kepada mahasiswa diantaranya adalah dengan menanamkan kita nasionalisme kepada bangsa dan negara yang berlandaskan Pancasila.
Beberapa tokoh pernah hadir di kampus Untar untuk menyampaikan materi mengenai nasionalisme diantaranya Ir. Joko Widodo, Menkopolhukam Wiranto, Menhan Ryamizard Ryacudu, serta Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriatno.
[rry]
BERITA TERKAIT: