Pertemuan antar dua sahabat yang dimaksud adalah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan budayawan sekaligus rohaniwan Romo Aloysius Budi Purnomo dari Semarang.
Disaksikan ratusan peserta seminar, narasumber dan panitia, kedua sahabat itu saling berpelukan ketika bertemu, saat mau pengambilan foto bersama. Â
“Romo Budi selamat datang,†ujar Lukman Hakim Saifuddin, menyambut kedatangan romo Budi Purnomo yang baru saja masuk ke ruang seminar setelah terbang dari Yogyakarta.
Mendapat sapaan itu, Romo Budi Purnomo segera menghampiri sahabatnya, lalu mereka berpelukan. Dan keduanya saling menunjukkan penghormatan dan sekaligus kerendahan hati masing-masing.
Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (10/8), diceritakan Romo Budi Purnomo meraih tangan Lukman Hakim Saifuddin dan menciumnya sambil membungkukan badan sebagai tanda hormat.
Aksi yang tiba-tiba Romo Budi kemudian dicegah oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dengan segera menolak gerakan dengan cara membungkukan badan juga seraya memegang pundak rohaniwan itu.
Aksi sesaat kedua sahabat itu mendapat respons dari ratusan peserta seminar dengam bertepuk tangan. Suasana menjadi berubah menjadi meriah, dan momen foto bersama diabadikan oleh banyak para peserta dengan menggunakan gawai masing-masing.
“Peristiwa ini sangat berkesan. Saya melihat Menteri Agama Bapak Lukman Hakim Saifuddin sebagai sosok yang dibutuhkan Indonesia karena kerendahan hati, lembah mana dan tahu bagaimana menempatkan diri. Saya selalu merasa damai dan adem kalau berdiskusi dengan beliau, pandangan luar biasa, mimpi yang besar tentang Indonesia, tetapi dengan cara santun dalam bertutur kata,†ujar Romo Budi Purnomo. [jto]