Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 25 persen pengguna jalan masih akan melakukan perjalanan arus balik pada 28-29 Maret 2026.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono memastikan kesiapan infrastruktur, petugas operasional, armada layanan, serta fasilitas pendukung lainnya dalam kondisi optimal guna menjaga arus balik tetap terkendali.
"Seluruh ruas tol juga dipastikan dalam kondisi optimal tanpa adanya pekerjaan konstruksi besar selama periode arus mudik dan balik," kata Rivan di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang pada Sabtu 28 Maret 2026.
Di sisi lain, optimalisasi layanan digital melalui aplikasi Travoy turut membantu pengguna jalan dalam mempersiapkan perjalanan, mulai dari informasi tarif tol, kondisi lalu lintas secara real time, hingga pengisian saldo uang elektronik.
Peningkatan pemanfaatan aplikasi ini menunjukkan kesiapan masyarakat dalam merencanakan perjalanan secara lebih baik, termasuk memastikan kecukupan saldo dan bahan bakar minyak (BBM) sebelum memasuki jalan tol.
Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan.
Selain itu, pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta mengatur waktu istirahat dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat digunakan secara bergantian oleh pengguna lainnya.
Dengan sinergi dan kolaborasi bersama seluruh para stakeholder, Jasa Marga optimistis arus balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman dengan dukungan infrastruktur yang optimal bagi seluruh pengguna jalan.
BERITA TERKAIT: