Ketua DPC Gerindra Jakarta Barat Yudha Permana berharap pemprov dapat merealisasikan pembangunan tersebut segera.
"Masih banyak pasien kritis yang kesulitan mencari ruang ICU, NICU, HCU, PICU dan ICCU di Jakarta karena jumlah kamar terbatas. Saya rasakan ini sejak dari tahun 2012 membantu warga yang kondisinya kritis dan membutuhkan kamar di rumah sakit," ujarnya kepada redaksi, Rabu (4/7).
Pembangunan RSPJ diharapkan nantinya memprioritaskan dan memaksimalkan jumlah kamar khusus.
Rumah sakit itu juga diharapkan dilengkapi dengan alat teknologi terbaik juga penyediaan ambulans gawat darurat yang termutakhirkan untuk pasien kritis dan pengawalan dari petugas Dinas Perhubungan dalam perjalanannya agar tidak terjebak kemacetan.
"Memang biaya pembangunan satu set ruangan ICU, ICCU, HCU, NICU dan PICU itu besar, tetapi demi menolong untuk menyelamatkan warga Jakarta saya rasa nilainya menjadi kecil," jelas Yudha.
Dia berharap standar rumah sakit yang dapat dibangun adalah sama dengan level RSCM. Sehingga pemprov bisa mandiri dalam melayani warganya yang sakit. Kementerian Kesehatan juga diharapkan mendukung dan memberikan izin kepada Pemprov DKI untuk membangun RSPJ.
"Rumah sakit kelas A atau kelas B tidak apa-apa. Prioritasnya ketersediaan jumlah kamar ICU, ICCU, HCU, NICU dan PICU agar tidak ada lagi warga yang sakit kritis kesulitan mencari kamar tersebut dan gratis untuk pasien BPJS," demikian Yudha.
[nes]
BERITA TERKAIT: