Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan kemenangan pasangan yang diusung empat partai ini merupakan kemenangan rakyat Lampung.
Pasangan yang didukung Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Garuda ini diharapkan bisa membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat Lampung kedepan.
“Selamat kepada rakyat Lampung. Kemenangan pasangan Arinal-Nunik sangat signifikan bagi masa depan rakyat Lampung. Gerindra percaya, Lampung di bawah kepemimpinan Arinal-Nunik akan membawa rakyat Lampung lebih sejahtera,â€Â kata Arief Poyuono di Jakarta, Jumat (29/6).
Ia mengungkapkan, kemenangan Arinal-Nunik yang menurut quick count (hitung cepat) unggul suara 14 persen dari peraih suara kedua, menunjukkan dukungan dan kepercayaan penuh rakyat Lampung.
Meskipun begitu, Arief mengingatkan pasangan ini untuk segera menyiapkan semua kekuatan guna mendukung program-program kerakyatan yang telah digaungkan pada saat kampanye.
“Jangan lagi ada rakyat miskin, gizi buruk dan stunting di Lampung. Jangan lagi ada anak tak sekolah dan anak jalanan. Jangan lagi ada pasien yang meninggal karena tidak punya uang untuk berobat dan tidak ditanggung BPJS,†kata dia.
Hal senada disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning yang berharap kemenangan Arinal Djunaidi-Chusnunia, bisa membawa manfaat perubahan lebih bagi masyarakat Lampung. Â
"Sudah saatnya Lampung bangkit di kancah nasional bahkan internasional,†ujarnya.
Diketahui pasangan Arinal Djunaidi dan Chusnunia ini berhasil menggeser paslon dari PDI-Perjuangan Herman HN-Sutono yang mendapatkan urutan kedua setelah Arinal-Nunik.
Menanggapi hal itu, dikatakan Ribka, yang terpenting dalam pilkada kali ini rakyat Lampung telah menunjukkan sikapnya kepada petahana gubernur Ridho Ficardo yang belakangan tersangkut kasus kekerasan seksual.
“Ini pelajaran penting dari demokrasi. Bahwa pada akhirnya rakyat yang menghukum pejabat publik yang berbuat kejahatan terhadap peempuan, dengan tidak lagi memilihnya lagi,†katanya.
Lebih lanjut, Ribka meminta kepada segenap kader PDIP di Lampung untuk terlibat dan mengawal pemerintahan Lampung yang baru, agar Pilkada 2018 ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Lampung sendiri. Terlebih anak buah Megawati Soekarnoputri ini, berpendapat kemenangan PDIP adalah mau mengakui kemenangan Arinal-Nunik.
"Jangan terprovokasi oleh barisan sakit hati yang gagal mempertahankan kekuasaannya. Ayo kita lanjutkan perjuangan berikutnya,†tutupnya.
Dikabarkan sebelumnya, berbagai lembaga survei menggelar hitung cepat (quick count) setelah pemungutan suara Pilkada Serentak 2018. Hasil final quick count Pilgub Lampung versi SMRC memenangkan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.
Data quick count Pilgub Lampung versi SMRC sampai, Rabu (27/6) dengan data yang masuk 96,25 persen menunjukkan komposisi pemenang Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim 38,34 persen, Herman HN-Sutono 25,39 persen, Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri 24,94 persen dan Mustafa-Ahmad Jajuli 11,33 persen.
[fiq]
BERITA TERKAIT: