Wartawan Harus Bantu Masyarakat Perangi Hoax

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 05 Juni 2018, 06:50 WIB
Wartawan Harus Bantu Masyarakat Perangi Hoax
Foto: RMOL
rmol news logo Banyaknya informasi yang beredar di sosial media seakan-akan menggiring masyarakat untuk mudah percaya.

Ini harus disikapi dengan langkah tepat agar masyarakat tidak hanya percaya pada satu sumber referensi.

"Sekarang disebutkan media sosial yang menyebakan kamtibmas terganggu menjadi viral. Misal ada demo di depan Istana pada saat itu berujung viral, ini harus dicek lagi agar tahu siapa yang terlibat," ujar Ketua Forum Wartawan Polri, Naek Pangaribuan saat diskusi Kamtibmas 3 Pilar di Gambir, Jakarta Pusat, Senin petang (4/6).

Lebih lanjut, Naek menjelaskan, peran wartawan itu sangat penting. Karena wartawan adalah penghubung langsung antara masyarakat dengan pemerintah.

Ia juga menjabarkan tiga fungsi pers saat ini dalam memerangi hoax dan membantu masyarakat.

Pertama, sebagai sumber informasi yang benar. Kedua, sebagai sarana untuk mencerdaskan masyarakar dengan data-data yang valid. Dan ketiga, menjadi kontrol sosial di tengah masyarakat.

"Tiga fungsi ini harus dijalankan, guna membantu masyarakat," tambah Naek.

Dengan begitu, masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan akun-akun media sosial yang sengaja memposting sesuatu untuk menarik perhatian dan menimbulkan perpecahan. [wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA