Seperti terlihat pagi ini, ada 28 operator angkutan umum diundang hadir dalam Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Serbaguna Blok G, Balaikota.
"Hari ini ada empat komponen. Pertama kami dari Pemprov, yang kedua adalah para pelaku operator, ketiga pakar dan keempat adalah fasilitator," papar Gubernur Anies Baswedan.
Menurut Anies, semakin banyaknya jalur-jalur transportasi yang dibangun, tak cukup untuk menjadi jawaban permasalahan macet di Jakarta.
"Ini yang saya sampaikan dari dulu ketika kita punya masalah akhirnya kita selesaikan sama-sama dan dalam forum hari ini judulnya adalah belanja masalah. Semua yang selama ini dianggap sebagai problem, mari kita bicarakan dudukkan semuanya berikan kesempatan untuk menunjukkan di mana hal-hal yang harusnya kita sudah kerjakan, lalu dari sana disusun roadmap untuk menyelesaikannya," urainya.
Anies berharapa, hasil dari FGD ini pad akhirnya dapat mengintegrasikan antar setiap moda transportasi sehingga kenyamanan dan kemudahan dalam mobilitas bisa dirasakan masyarakat.
"Terintegrasi artinya tersatukan. Dari sisi apa? tarifnya, manajemennya dan sisi rutenya. Dan ini memerlukan kerja sama semuanya,"
Selain operator, kata Anies, juga diundang pihak ketiga, yakni fasilitator sebagai penengah jika terjadi perdebatan.
"Pihak ketiga yang mmg bertugas menjadi penengah, betul2 bertanya menengahi mencarikan ide-ide yang bisa menjadi solusi. Jadi mereka betul-betul fasilitator," terang Anies.
"Expert (pakar) nya akan ada, supaya diskusinya tidak keluar dari garis besar ilmu transportasi yang selama ini ada," imbuhnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: