Tidak Cukup Sepekan Atasi Sampah Di Pantai Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 22 Maret 2018, 11:46 WIB
Tidak Cukup Sepekan Atasi Sampah Di Pantai Jakarta
Eddy Suhandi/RMOL
rmol news logo . Penumpukan sampah yang diperkirakan mencapai 100 ton di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara membuat tim lapangan kesulitan dan butuh waktu dalam pembersihannya lebih dari sepekan.

Hal ini disampaijan oleh Kepala Seksi Lingkunggan Hidup Pluit, Jakarta Utara, Eddy Suhandi. A saat meninjau langsung lokasi pengangkutan sampah di Muara Angke, Kamis (21/3).

"Ternyata setelah kita lihat dan kerjakan kemungkinan lebih dari satu minggu, karena ini dikeruk sampai bawah," ujar Eddy.

Proses pengerjaan pengerukan sampah sudah berlangsung sejak Sabtu lalu (17/3). Sampai saat ini diperkirakan sudah ada 80 ton sampah yang diangkut dari tepi Muara Angke ke  ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Adapun hal-hal yang menghambat proses pekerjaan, selain sudah ada alat berat, petugas masih dibutuhkan turun untuk memungut sampah.

Faktor lain, cuaca yang kadang tidak mendukung seperti pasangnyanya air laut membuat pekerjaan harus berhenti sementara waktu.

"Hal tersebut mungkin yang menghambat kita tidak dapat membersihkan satu minggu. Butuh tambahan waktu, tenaga, dan fasilitas," ucap Eddy.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya menargetkan pembersihan sampah di Teluk Jakarta Utara selesai dalam waktu satu pekan, terhitung dari Sabtu lalu.

Adapun penyebab sampah bertumpuk di tepi laut Jakarta yang tebalnya mencapai 2,5 meter, adalah masalah angin barat dan ketinggian ombak di perairan Jakarta. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA