Warga Jakarta Butuh Sistem Layanan Kesehatan Seperti Ojek Online

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 22 Maret 2018, 09:56 WIB
Warga Jakarta Butuh Sistem Layanan Kesehatan Seperti Ojek Online
Foto: Net
rmol news logo Aplikasi sistem layanan kesehatan terintegrasi bagi warga DKI Jakarta akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

Aplikasi itu bernama Aplikasi Jakarta Sehat (AJS) yang saat ini tengah digodok
Tim AJS, Jakarta Smart City (JSC), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta.

Aplikasi ini ternyata mendapat sambutan positif dari warga.

"Kalau boleh dokter-dokter bisa datang ke gang-gang. Bagaimana menyambungkan dokter itu sampai ke warga ya?" kata Melani, salah satu warga Jakarta di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ia pun berharap sistem layanan kesehatan AJS seperti memesan Gojek.

"Gojek bisa dipanggil hampir 24 jam dan stand by setiap hari. Tinggal ketuk HP (handphone). Apalagi waktu darurat kan butuh cepat. Biaya kontaknya (aplikasi) juga harus murah," tuturnya.

Pengerjaan AJS sudah mencapai 80 persen. Tahap I AJS ini sedang dilengkapi data dokter. Tahap I AJS akan mengoptimalkan layanan 5 ribu dokter.

"Walaupun prinsipnya AJS ini hampir sama dengan Gojek. Namun tidak begitu saja mirip Gojek karena AJS menyangkut keahlian dokter. Karena itu perlu disusun SOP untuk dokter tersebut. Insya Allah saat pembukaan PRJ (Pekan Raya Jakarta) 2018 AJS diharapkan sudah bisa hadir di tengah masyarakat Jakarta," kata Budi Setyanto mewakili tim AJS.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA