"Masalah sampah itu dari dulu, buktinya rumah saya ini juga dari urukan sampah sama kulit kerang terus dibikin bangunan. Sebenarnya nggak ada dampak apa-apa," ujar seorang nelayan kerang di Muara Angke, Kacung kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/3).
Dia menjelaskan bahwa sampah yang terbawa arus laut itu sudah kerap terjadi di daerah Muara Angke. Namun penanganan sampah tersebut mulai mengalami perbaikan sejak Anies Baswedan menjadi gubernur DKI Jakarta.
"Sampah itu mah bukan dari kita, itu dari laut sana yang dibawa angin ketepian sini, jadi bukan dari kita. Dari dulu itu (fenomena) sampah ada, tapi udah ada perubahan kok, lebih rapi semenjak Pak Anies datang,†tambah Kacung yang telah 12 tahun menjadi nelayan kerang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pada Senin (19/3) meninjau lokasi laut sampah tersebut. Dia berjanji akan membersihkan sampah tersebut dalam waktu seminggu.
Dari hal tersebut Kacung, berharap bahwa pemprov DKI Jakarta benar-benar memperhatikan persoalan sampah di daerah Muara Angke dan sekitarnya. Sehingga, kelestarian dan ekosistem alam di wilayah tersebut tetap terjaga.
[ian]
BERITA TERKAIT: