Tidak hanya demi mewujudkan kesejahteraan umat, tetapi juga untukmembangun masa depan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
Begitu kata Ketua STAI Al-Hikmah Jakarta, Prof Munzier Suparta saat memberi sambutan di acara Sidang Terbuka Wisuda Sarjana ke-XIV strata 1 dan ke-II untuk program pascasarjana di Ballrom Mandira Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Rabu (14/3).
Dia berharap para wisudawan mengejewantahkan tugas mulia ini dalam kontribusi riil di masyarakat dengan pengabdian dan pelayanan yang sungguh-sungguh bagi masyarakat dari para alumninya.
"Kita memiliki komitmen kuat mencetak sarjana-sarjana muslim yang mandiri dan melayani masyarakat. Komitmen tersebut mesti didukung dengan penguatan dan penerjemahan misi secara kuat," kata dia dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (15/3).
Sejak berdiri pada 18 September 1984, Al-Hikmah memiliki misi menyelenggarakan proses pembelajaran untuk menghasilkan ahli pendidikan Islam yang kompetitif, inovatif, dan profesional dalam bidang pendidikan Islam.
"Al-Hikmah juga melaksanakan penelitian yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam lingkup pendidikan Islam dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam," sambungnya.
Lebih lanjut, Munzier menjabarkan bahwa pada 2017, Al-Hikmah menorehkan prestasi dalam bidang penelitian. Sebanyak empat tim dari dosen STAI Al-Hikmah Jakarta lulus selekasi administrasi untuk pengabdian kepada masyarakat dan penelitian serta diberi kesempatan mempresentasikan proposal pengabdian dan penelitiannya di forum seleksi nasional Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama.
"Sebab itu, kami memiliki keterpanggilan melaksanakan pengabdian pada masyarakat sebagai implementasi hasil penelitian dan ikut serta dalam memecahkan masalah-masalah di bidang pendidikan Islam," tutur dia.
[ian]
BERITA TERKAIT: