Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri mengatakan, keputusan pemerintah menghentikan sementara seluruh pekerjaan pembangunan infrastruktur layang (elevated) tidak mempengaruhi target penyelesaian proyek, salah satunya LRT Palembang.
"Kami kira LRT Sumsel untuk pekerjaan layang hampir semua sudah selesai. Progres seluruhnya sudah 86 persen, pekerjaan layang sudah hampir 100 persen. Semoga saat Asian Games sudah bisa beroperasi," katanya.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri BUMN Rini Soemarno telah memutuskan penghentian sementara seluruh pekerjaan konstruksi layang di seluruh Indonesia, baik jembatan layang, tol layang, maupun LRT dan MRT.
Keputusan diambil menyusul kecelakaan konstruksi Tol Becakayu dan sejumlah kecelakaan lainnya yang terjadi selama 14 kali dalam dua tahun terakhir yang mengakibatkan korban luka-luka.
Basuki mengatakan pemerintah akan memprioritaskan proyek-proyek yang akan dievaluasi untuk segera dilanjutkan. "Kami akan perhitungkan, ini kan tidak mungkin setahun berhenti. Nanti prioritas mana yang akan dievaluasi duluan," kata Basuki.
Selain LRT, salah satu proyek infrastruktur Kementerian Perhubungan lain yang juga termasuk dihentikan sementara adalah double-double track (DDT) atau jalur dwiganda Jabodetabek.
"Untuk DDT, sudah terhenti sejak kejadian. Ini masalah utama yang dihadapi bukan konstruksi, melainkan pada pembebasan lahan. Kami sering terkendala ini. Sejak kejadian hingga saat ini kami belum bisa bekerja, tentu kami akan bekerja cepat setelah dievaluasi oleh K3," jelas Zulfikri, seperti diberitakan
Antara, Jumat (23/2).
[wah]
BERITA TERKAIT: