Peneliti PSEKP, Pantjar Simatupang menjelaskan hasil analisis yang dilakukan menyebutkan petani secara umum semakin sejahtera.
Menurutnya, hasil ini sama dengan data Badan Pusat Statistik yang menyebutkan bahwa petani pada umumnya semakin sejahtera dalam tiga tahun pertama pemerintahan Jokowi-JK.
Indikator kesejahteraan petani yang semakin meningkat tersebut terlihat dari jumlah Rumah Tangga Petani (RTP) sejahtera meningkat dari 85,25 persen pada Maret 2014 menjadi 85,87 persen Maret 2017.
Dengan demikian jumlah RTP miskin menurun dari 14,75 persen pada Maret 2014 menjadi 14,13 persen Maret 2017.
"Tidak saja dalam persentase, jumlah absolut pun penduduk sejahtera atau tidak miskin juga meningkat pada periode Maret 2014 hingga Maret 2017, dengan kata lain jumlah absolut penduduk miskin menurun. Artinya ini membuktikan secara umum RTP semakin sejahtera dalam tiga tahun pertama era Jokowi- JK," jelas dia kepada wartawan, Jumat (5/1).
Panjtar menambahkan peningkatan kesejahteraan petani mulai terjadi pada 2016 dan berlanjut 2017. Penurunan relatif RTP miskin terjadi pada Maret 2016 sedangkan penurunan penurunan absolut RTP miskin mulai terjadi pada Maret 2017.
Hal Ini menunjukkan bahwa efektivitas pembangunan pertanian dalam kesejahteraan petani cenderung semakin tinggi.
Peningkatan kesejahteraan petani sejak 2016 merupakan buah keberhasilan dalam meningkatkan produksi pangan secara luar biasa, khususnya padi dan jagung. Di samping itu peningkatan produksi padi ini juga meredam lonjakan harga yang terjadi pada tahun sebelumnya.
"Stabilisasi harga beras juga bermanfaat dalam menjaga peningkatan garis kemiskinan yang berarti juga mencegah peningkatan jumlah penduduk miskin khususnya petani yang defisit beras," ujarnya.
Lebih jauh Pantjar mengatakan, peningkatan RTP relatif lebih baik dibanding rumah tangga lainnya. Terbukti, penurunan jumlah rumah tangga absolut rumah tangga miskin hanya terjadi untuk RTP, dari 3,13 juta rumah tangga pada Maret 2014 menjadi 3,05 juta rumah tangga pada Maret 2017.
"Di periode yang sama jumlah absolut rumah tangga miskin non RTP meningkat dari 5,84 juta rumah tangga naik menjadi 6,12 juta rumah tangga pada Maret 2017," pungkasnya.
[nes]
BERITA TERKAIT: