Begitu dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi saat menerima kunjungan panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (4/1).
Deputi Pelaksana HPN 2018 Agus Sudibyo menyampaikan kepada Muhadjir bahwa salah satu rangkaian acara HPN 2018 yang akan digelar di Kota Padang pada 8-9 Februari adalah pameran literasi media.
"Kami ingin ada masukan kepada menteri, apakah nanti memungkinkan misalkan literasi media ini masuk dalam kurikulum pendidikan," jelas Agus.
Tanpa ragu pun Muhadjir senang dengan rencana penyelenggaran HPN 2018. Dia bahkan menyebut Kemendikbud sudah punya rencana pengenalan pers ke dunia pendidikan melalui program wartawan masuk sekolah.
"Seperti tadi literasi media itu kita punya program wartawan masuk sekolah. Nanti bisa kita tindak lanjuti dan kalau bisa bekerja sama. Itu akan lebih bagus," paparnya.
Muhadjir menyebut bahwa wartawan sebagai bagian penting dalam perkembangan informasi kekinian. Tanpa mengenal wartawan maka anak-anak akan sulit mengenal lingkungan sekitarnya.
"Anak-anak ini sebetulnya yang utama adalah tahu tentang sekitarnya, siapa bupatinya, ada berapa kecamatan di sekitarnya, saya kira itu lebih bermakna. Itulah kalau saya lihat wartawan ini sangat penting posisinya," imbuhnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: