"Sampai saat ini sudah ada 14 bakal calon ketua umum mendaftar," kata Didi kepada wartawan, Rabu (3/1).
Menurut Didi, jumlah bakal calon sangat banyak ketimbang beberapa pemilihan ketua umum KONI DKI sebelumnya.
Didi mengatakan, penyebab utamanya lantaran pengurus caretaker memberi syarat bakal calon cuma perlu didukung lima cabang olahraga (cabor) Koni DKI.
"Kalau dulu itu paling tidak harus didukung 25 Cabor," ujar Didi.
Makanya, kata Didi, selalu ada kemungkinan ketua dari pemilihan kembali dilaporkan ke Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).
Didi mengatakan, Koni DKI benar-benar butuh sosok pemersatu yang paham olahraga.
Menurut Didi, pertarungan merebut kursi ketua umum KONI DKI yang disetting pengurus karetaker saat ini terlalu memberi ruang terhadap persaingan yang terlampau keras.
Diketahui, kepengurusan KONI DKI sebelumnya yang diketuai Dody Amar dibatalkan sesuai keputusan BAORI.
[dem]
BERITA TERKAIT: