"Dukungan Golkar untuk Erry akan buat Partai Nasdem menjadi dilema, serba salah," kata pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Fernanda Putra seperti dilansir dari
RMOLSumut, Kamis (24/8).
Diketahui, hingga saat ini Partai Nasdem belum memutuskan untuk mengusung siapa di Pilkada Sumut 2018.
Menurut Fernanda, Erry saat ini memiliki modal yang sangat besar didukung Golkar. Sebaliknya, Golkar juga cerdas mengusung Erry yang memiliki elektabilitas tertinggi.
Sementara Partai Nasdem belum juga menunjukkan keseriusan untuk menentukan arah dukungan. Termasuk kepada Erry yang merupakan Ketua DPW Partai Nasdem Sumut.
Hal ini dinilai Fernanda akan menurunkan posisi tawar Partai Nasdem kepada Erry.
"Tapi jika Nasdem memutuskan dukung Erry, posisi tawar Nasdem akan lemah dan ini berpengaruh terhadap harga diri partai. Sedangkan untuk memilih mendukung calon lain, akan cukup sulit," pungkasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: