Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah, seperti diberitakan
RMOLJabar.com, Selasa (8/8).
KCM diisi oleh tiga partai, yakni PKB, Demokrat, dan PKS. Menurut politisi yang akrab disapa Andru itu, pihaknya telah sepakat untuk menggelar survei sebanyak tiga kali sebelum menentukan pendamping Nasrudin Azis dalam Pilkada Cirebon 2018 mendatang.
"Survei pertama dan kedua akan dilakukan sebelum pencalonan. Kita akan berembuk terlebih dahulu untuk menentukan lembaga survey yang akan kita pilih. Dan, figur yang akan disurvey pun dirembuk terlebih dahulu," kata politisi muda tersebut.
Saat ini, Ketua DPD PKS Kota Cirebon, Karso digadang-gadangkan untuk maju mendampingi Azis. Disinggung kabar tersebut, Andru mengatakan, peluang Karso untuk menjadi calon Wali Kota Cirebon masing memungkinkan. Tentu dengan catatan hasil survey Karso memenuhi syarat.
"Kalau survey tinggi masih ada peluang, KCM masih memiliki peluang untuk bekerja dan terjun langsung ke masyarakat guna menaikkan survey," ucapnya.
Andru juga tak menampik, pendamping Azis nanti bisa dari partai yang belum bergabung dengan KCM. Karena, sambungnya, selain tiga partai yang ada di KCM, pihaknya akan membidik calon dari luar. Jika survey internal KCM kurang memenuhi target.
"Untuk itu, kami juga membuka diri untuk partai lain yang akan bergabung dengan KCM. Tentu ini melalui kesepakatan bersama," tandasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: