Tiga Fokus Provinsi NTB Di Tahun 2018

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 04 April 2017, 03:30 WIB
rmol news logo . Program penanggulangan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, dan investasi berkelanjutan merupakan tiga sektor prioritas utama pada pembahasan Pra Musrenbang penyusunan Rencana Kerja Pememerintah Daerah (RKPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018.

Pra Musrenbang yang digelar di Hotel Lombok Raya itu dibuka Wakil Gubernur NTB, Muh. Amin, Senin (3/4), dengan menghadirkan para Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala OPD Provinsi NTB dan seluruh pejabat administrator lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Pra Musrenbang ini merupakan momentum mensinergikan dan mengkonsolidasikan program pembangunan di NTB.

Wagub NTB menegaskan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, membutuhkan penanganan yang lebih progresif, inovatif dan kolaboratif.

"12 indikator RPJMD yang belum mencapai target harus benar-benar dipastikan keberhasilan pencapaiannya," tegasnya dalam rilis Humas NTB.

Berkaitan dengan prioritas pembangunan NTB yang masih bertumpu pada sektor pertanian dan pariwisata. Wagub menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur diharapkan mampu memberikan multiplayer effect terhadap geliat ekonomi masyarakat dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus mendorong investasi.

"Daya tarik investasi tentu membutuhkan dukungan infrastruktur wilayah yang memadai," ungkapnya.

Penerapan pendekatan Money Follow Program Priority dan menekankan Money Follow Concern menjadi prinsip perencanaan pembangunan tahun 2018. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur NTB  Dr. TGH Muhammad Zainul Majdi saat pembukaan forum SKPD awal pekan lalu bahwa di tengah keterbatasan fiskal daerah, optimalisasi pemanfaatan sumber pendanaan harus dapat dilakukan untuk menjawab urgensi kebutuhan pembangunan 2018.

"Tiga urgensi pembangunan tahun 2018 adalah memastikan program pembangunan yang dilaksanakan mampu menjawab persoalan yang tengah kita hadapi saat ini, kemudian meletakkan fondasi yang kokoh bagi keberlanjutan pembangunan pada periode pemerintahan berikutnya dan program 2018 mampu mengantisipasi beragam tantangan dan persoalan yang kita hadapi ke depan," tukas Wagub. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA