Kokam Kawal Bakti Sosial Perdana Klinik Apung Said Tuhulelei

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 26 Februari 2017, 15:49 WIB
Kokam Kawal Bakti Sosial Perdana Klinik Apung Said Tuhulelei
Klinik Apung/Net
rmol news logo Bakti sosial perdana Klinik Apung Said Tuhulelei di Desa Kulur, Kecamatan Saparua, Maluku Tengah, Maluku, berlangsung hari ini, Sabtu (25/2). Klinik apun ini diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di acara pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Ambon, Maluku.

Layanan kesehatan masyarakat di daerah perkampungan muslim ini memang terbilang masih minim. Biasanya, masyarakat berobat melalui puskesmas pembantu yang dilayani oleh seorang bidan.

"Itu pun sebulan sekali buka. Kegiatan posyandu pun demikian, bidan desa tidak menetap jika ada yang melahirkan harus ke Kecamatan Saparua yang berjarak 18 km," ujar Ketua Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Dan SAR Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Mashuri Masyhuda yang mengawal baksi sosial ini, dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (26/2).

Lebih lanjut, Mashuri menceritakan kisah perjuangan seorang warga yang terpaksa melahirkan saat dalam perjalanan menuju Puskesmas.

"Ibu Hayati tutupoho melahirkan dalam perjalanan ke Puskesmas Saparua. Alhamadullilah, anaknya selamat dan diberi nama Oto (mobil)," sambungnya.

Dijelaskan Mashuri bahwa layanan kesehatan yang minim di wilayah ini sudah dilaporkan ke bupati Maluku Tengah pada tanggal 10 Februari 2017. Bupati juga sudah berjanji akan memprioritaskan rehabilitasi puskesmas dan menunjuk bidan tetap di Desa Kulur.

"Sebagai ketua Kokam dan SAR PP Pemuda Muhammadiyah, saya merasa warisan spirit gerakan sosial dan kemanusiaan yang telah dirintis Almarhum Said Tuhulelei patut diteruskan secara serius oleh seluruh kader Muhammadiyah di berbagai daerah," ujarnya.

Mashuri mengimbau kepada kader Kokam di seluruh nusantara agar bergerak aktif menghidupkan kegiatan-kegiatan bakti sosial dan aksi-aksi advokasi kepada kaum mustad'afin dan masyarakat miskin yang ada di sekitar.

"Spirit Ayahanda Said Tuhulelei agar menginspirasi kita semua," sambung Mashuri.

Diterangkannya bahwa baksi sosial yang digelar bersama Lazismu dan tim medis dari RSI Pondok Kopi, RSI Cempaka Putih, RSI Sukapura ini diselenggarakan dalam suasana haru mengenang jasa-jasa Pak Said Thulelei.

"Bapak Budi Setiawan Ketua LPB PP Muhammadiyah yang membuka rangkaian acara bahkan tak kuasa menahan rasa haru. Turut hadir Bapak Syafii Latuconsina MPM PP Muhammadiyah yang juga putra daerah Maluku," pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA