Ajakan itu disampaikan pada Konfrensi Pers Aliansi Mahasiswa Jakarta dengan tema "Pilkada DKI Jakarta 2017: Aman, Damai, dan Tanpa SARA" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).
Hadir dalam konfrensi pers tersebut, BEM Universitas Nasional (UNAS), BEM Universitas Atmajaya, BEM Universitas Bung Karno (UBK), Komda DKI Jakarta PMKRI, Komda DKI Jakarta KMHDI, Komda DKI Jakarta GMKI, dan BEM STMT Trisakti.
Koordinator Aliansi Mahasiswa Jakarta, Ram Dagher, mengatakan, menjaga kerukunan antara masyarakat adalah tanggungjawab bersama.
Maka bentuk kesadaran akan pentingnya situasi dan kondisi tersebut, Aliansi Mahasiswa Jakarta menuangkan beberapa seruan.
Pertama, menciptakan Pilkada DKI Jakarta 2017, yang aman, damai dan tanpa diskriminasi terhadap suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).
Kedua, mengajak warga DKI Jakarta agar tidak mau dipengaruhi oleh isu-isu SARA, yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Ketiga, mengajak seluruh warga Jakarta, untuk mengawal proses Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan mengedepankan nilai-nilai demokrasi.
Keempat, meminta aparat keamanan menindak tegas oknum-oknum yang menyebarkan kebencian, sehingga menyebabkan konflik SARA secara adil tanpa pandang bulu.
Kelima, meminta dan menuntut Polri dan TNI untuk bersikap independen dan profesional.
[rus]
BERITA TERKAIT: