Memutus Mata Rantai Peredaran Narkoba Harus Dimulai Dari Hulu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 17 Oktober 2016, 06:16 WIB
Memutus Mata Rantai Peredaran Narkoba Harus Dimulai Dari Hulu
Khofifah Indar Parawansa/Net
rmol news logo . Semua warga bangsa diajak agar terlibat aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sebab, penanganan di hulu merupakan persoalan yang mendesak dilakukan.

"Deklarasi anti narkoba di sini, merupakan yang terakhir dilakukan dari 34 provinsi di Indonesia," ujar Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa usai deklarasi anti narkoba di Hotel Lading, Kota Banda Aceh, Naggroe Aceh Darussalam, Minggu (16/10).

Bagi masyarakat, kata Mensos, perlu terus sering diingatkan dan disampaikan tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba. Sehingga, diperlukan berbagai langkah untuk pencegahan atau upaya preventif.

"Untuk mengingatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkoba diperlukan banyak penyuluh dan motivator anti narkoba dan per desa bisa disiapkan 3-5 orang," ucapnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mendata permen-permen murah yang beredar di tengah masyarakat, khususnya yang ditargetkan kepada anak-anak sekolah.

"BPOM dan BNN telah bergerak, serta mendata beredarnya permen-permen murah yang beredar di kalangan anak-anak sekolah Rp 1000-3000 sebagai salah satu upaya preventif," sebut Mensos.

Salah satu upaya memutus mata rantai peredaran narkoba, diperlukan pencegahan atau preventif di sektor hulu. Sebab, seringkali banyak orang  dan pihak hanya melihat satu sisi saja, yaitu di sisi hilirnya saja.

"Narkoba merupakan bisnis menggiurkan dan perlu sering diingatkan dan disampaikan kepada masyarakat akan bahaya yang ditimbulkan, sehingga pemberatan hukuman merupan persoalan di sektor hilir," katanya.

Tak hanya menggiurkan, bisnis narkoba akan terus berkembang selama ada pemakai barang haram tersebut. Tugas semua warga bangsa mengingatkan dan menyampaikan tentang bahaya narkoba.

"Ketika pemakai berkurang, bisa dipastikan bisnis narkoba dengan sendirinya menurun. Upaya di sektor hulu perlu mendapatkan dukungan semua warga agar Indonesia terbebas dari jeratan narkoba," tukas Mensos. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA