
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy berjanji akan segera menata masalah perbukuan sekolah agar lebih menguntungkan konsumen. Sehingga, tidak lagi ada oknum yang mengais keuntungan dari penjualan buku pelajaran.
"Perbukuan akan kita tata agar lebih menguntungkan dan tidak memberatkan orang tua siswa," ujarnya saat ditemui usai seminar bertajuk 'Paham Eksklusif dan Radikalisme di Sekolah: Meninjau Ulang Kebijakan Negara dan Politik Pendidikan Islam' di Auditorium Utama FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (29/9).
Menurutnya, buku teks pelajaran sudah di-
online-kan oleh Kemendikbud. Sehingga semua orang bisa mengaksesnya. Harga buku juga sangat terjangkau, hanya berkisar Rp 30 ribu.
"Tapi ada saja sekolah yang bekerjasama dengan penerbit tertentu. Sekolah meminta siswa beli buku. Dari yang semula Rp 30 ribu jadi Rp 120 ribu," tandas mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
.[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: