"Kita langsung lakukan tindakan, petugas sudah diterjunkan sejak pagi rumah pompa di Waduk Pluit," terang Kadis Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji ketika dikonfirmasi, Selasa (2/2).
Ia menjelaskan, tingginya volume sampah lantaran dipengaruhi hujan yang cukup tinggi sejak tadi malam. Tak sedikit sampah dari hulu sungai ikut terbawa dan menumpuk di lokasi pompa air.
"Alat berat juga sudah diturunkan sejak pagi, semoga tumpukan sampahnya bisa cepat diatasi," tambahnya.
Sebelumnya, Ahok, mengatakan sampah-sampah tersebut menyebabkan pompa sulit memompa air hujan. Jika dibiarkan akan menimbulkan genangan air di jalanan.
"Saya kan orang tambang, kalau pompa kamu ngisep sampah, baling-baling kamu macet enggak? Kalau macet, trafo kamu terbakar karena panas. Ini masih saya temukan 21 lokasi yang ada pompa penuh sampah," kata Ahok di kantornya.
Ia akui memang ada masalah dalam penanganan pompa air di Jakarta. Namun itu bukan kesalahan dari Kepala Dinas Tata Air DKI, Teguh Hendrawan. Melainkan pejabat terdahulu tidak memperhatikannya
.[wid]
BERITA TERKAIT: