"Program ini sangat bagus," ujar Bupati Wajo Andi Baharuddin Unru saat meresmikan UBK Bosowa Mandiri di Desa Bola, Kecamatan Bola, Rabu (30/12).
Sebagai salah satu kabupaten yang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat, Kabupaten Wajo diharapkan menjadi percontohan untuk kabupaten yang lain di Provinsi Sulawesi Selatan. "Saya berharap UBK seperti yang ada di Kecamatan Bola ini bisa diikuti oleh daerah lainnya," lanjutnya.
Lewat program UBK Mandiri ini, produktivitas masyarakat desa terus dikawal sehingga produk dari UBK Mandiri bisa dipasarkan supaya bisa dikenal. Tanpa adanya konsep pemasaran yang baik, produktifitas masyarakat dalam memunculkan potensi lokal dinilai kurang maksimal.
"Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk memakai produk hasil daerah kita daripada memakai produk dari luar,†tegas Andi Burhanuddin.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri, menjelaskan UBK ini adalah program unggulan yang memberikan peluang dan akses bagi masyarakat desa untuk meningkatkan produktivitas sekaligus merebut nilai tambah ekonomi dengan tetap menjaga karakter gotong royong masyarakat desa.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah pusat melakukan pembinaan secara langsung kepada kelompok UBK yang dibentuk oleh pemerintah daerah. Bahkan, untuk terlaksanannya program tersebut, pemerintah pusat menyediakan anggaran, memberikan bantuan peralatan serta melakukan pembinaan dan mengawal kelompok UBK ini menjadi mandiri dan produktif.
"Jadi pemerintah daerah cukup membentuk kelompok, sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat. Sasaran program ini lebih pada upaya pemerintah untuk membangun masyarakat produktif dan kreatif," tandasnya.
Sebagai informasi, UBK dalam pelaksanaan program-nya diajarkan untuk membuat sabun, shampo, mengolah kemasan, dan beberapa kegiatan produktif lainnya. Khusus kabupaten Wajo, pemerintah daerah membentuk kelompok UBK di kecamatan Bola yang personilnya direkrut dari tiga desa yakni, Desa Bola, Rajamawellang dan Lempong. UBK dari 3 desa di kecamatan Bola tersebut yang akan menjadi perwakilan kabupaten Wajo ditingkat Nasional dan secara khusus menjadi percontohan di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
[zul]
BERITA TERKAIT: