Menurut pengamat politik dari Universitas Sriwijaya, Joko Siswanto, kans PDIP pada Pilkada di Sumsel cukup besar jika mau berpegang pada Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
"Pilkada kali ini mengacu pada Perppu No 1/2014 yang hanya mencalonkan Walikota/Bupati saja tanpa wakil. Koalisi dapat menentukan dan dalam hal ini apakah PDIP mau berpegang pada KIH karena kemungkinan koalisi pada Pilpres lalu tidak ada terpecah pada Pilkada nanti," kata Joko dilansir dari
RMOL Sumsel, Kamis (1/1).
Ia menjelaskan, dengan hanya calon walikota/bupati saja, maka kesepakatan koalisi dalam mengusung kepala daerah akan sangat menentukan.
"Di KIH sendiri PDIP punya kesempatan mengusung kadernya sebagai calon kepala daerah. Apalagi suara PDIP di Sumsel adalah suara terbesar," ujar Joko.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: