Covid-19 Malaysia dan Singapura Tinggi, tapi Soal Kematian Indonesia Lebih Mengkhawatirkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Sabtu, 06 Mei 2023, 10:29 WIB
Covid-19 Malaysia dan Singapura Tinggi, tapi Soal Kematian Indonesia Lebih Mengkhawatirkan
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban/Net
rmol news logo Kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia punya tingkatan yang lebih baik jika dibandingkan negara tetangga terdekat di wilayah Asia Tenggara, seperti Singapura dan Malaysia.

"Penduduk Singapura hanya 5,9 juta, namun kasus hariannya di atas 4 ribu. Malaysia juga tinggi, padahal penduduknya jauh di bawah kita (Indonesia). Jumlah kasus hariannya (di Malaysia) jauh di atas kita, sekitar 4 ribu lebih," urai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/5).

Meski angka kasus baru Covid-19 tidak lebih tinggi dari dua negara tetangga tersebut, Prof Berry, sapaannya, punya satu catatan penting untuk pemerintah, yaitu soal angka kematian pasien Covid-19 Indonesia yang tinggi.

"Yang menjadi kekhawatiran saya, kematian di Indonesia lumayan tinggi. Bahkan tanggal 4 (Mei), angka kematian Indonesia 32 orang. Di Rusia, tanggal 3 (Mei) 33 kasus (angka kematian) namun 4 (Mei) Rusia sama dengan kita, 32 (kasus) yang meninggal," sambungProf Berry.

Di sisi lain, ia menyebut angka kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia sudah terjadi sebelum momentum Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Maka dari itu, Prof Berry memastikan kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia sebab utamanya bukan karena ada mobilisasi massa di saat lebaran.

"Lebaran salah satu faktor naik, iya, namun bukan satu-satunya. Karena faktor penting lainnya adalah adanya varian baru, Arcturus yang terbukti sangat mudah menular. Walaupun gejalanya tidak berat," tutup Prof Berry. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA