Kepala Divisi Hip, Knee, and Geriatric Trauma (HKGT) Orthopaedic Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk Franky Hartono menerangkan, satu dari lima pria dan satu dari tiga wanita berusia 50 tahun ke atas mengalami patah tulang akibat osteoporosis.
"Osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandai dengan pengurangan massa atau kepadatan tulang, sehingga mengakibatkan tulang menjadi keropos dan mudah patah," jelas Franky dalam diskusi bertema 'Operasi, Siapa Takut. Cepat Pulih Tanpa Nyeri Dengan Operasi Minimal Invasif Pada Patah Tulang Osteoporosis' di Jakarta, Kamis (26/10).
Menurutnya, untuk menjaga kualitas tulang, seseorang sebaiknya selalu aktif bergerak, misalkan berjalan cepat selama 30 menit per hari. Agar merangsang proses regenerasi sel-sel tulang, menjaga asupan gizi seimbang, dan mendapatkan sinar matahari yang cukup.
Diagnosis dini osteoporosis dapat dilakukan melalui metode bone mass density (BMD) untuk menilai kepadatan tulang. Diagnosis juga bisa dilakukan di Divisi HKGT Orthopaedic Center Siloam Hospitals Kebon Jeruk.
"Untuk terapi osteoporosis bisa dilakukan melalui penyesuaian gaya hidup. Olah raga yang sesuai, pemberian obat-obat anti osteoporosis, dan menjalani tindakan invasif bila osteoporosis tersebut menyebabkan tulang patah," papar Franky.
[wah]
BERITA TERKAIT: