Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM), Muhammad Qodari, mengatakan kebijakan baru ini diterapkan agar penanganan kesehatan tidak tertunda, terutama jika ditemukan potensi masalah yang perlu segera ditindaklanjuti.
“Screening itu tidak lagi sekarang terikat pada hari ulang tahun,” kata Qodari di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, hasil screening juga tidak perlu menunggu siklus tahunan berikutnya untuk ditindaklanjuti. Jika ditemukan persoalan kesehatan, proses penanganan dapat langsung dikoordinasikan dengan kementerian atau lembaga teknis terkait.
“Hasil screening tidak harus menunggu tahun depan atau giliran tahun depan. Terlalu lama nanti menunggu tahun depan kalau ada masalah-masalah,” ujarnya.
Namun, Qodari menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh untuk menjelaskan aspek teknis lanjutan, termasuk terkait penanganan penyakit tertentu seperti Tuberkulosis. Karena itu, koordinasi akan dilakukan dengan kementerian teknis yang membidangi sektor kesehatan maupun pendidikan.
Ia memastikan pertanyaan dan masukan dari publik akan diteruskan agar dapat dijawab secara lebih rinci oleh kementerian terkait.
BERITA TERKAIT: