VAKSIN PALSU

Menkes: Bareskrim Belum Izinkan Buka 1 Distributor Lagi Khusus Jabodetabek

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 14 Juli 2016, 20:33 WIB
Kecil Besar
rmol news logo Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan, daftar 14 rumah sakit yang telah dipublikasikannya merujuk temuan Bareskrim Mabes Polri berasal dari satu distributor.

Sementara dari pengembangan kasus, pihak Bareskrim menemukan ada delapan distributor vaksin palsu. Ke-14 RS itu hanya dari Jabodetabek.

"Kenapa hanya Jabodetabek atau daerah sekitar Jakarta belum dilakukan? Oleh Bareskrim belum dilakukan terus penyebaran penyelidikan ini akan dilakukan penyebaran jadi 14 rumah sakit," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7).

Namun untuk Jabodetabek, menurut Nila, Bareskrim sebetulnya sudah menyelidik dua distributor. Satu distributor belum diizinkan untuk dibuka ke publik oleh Bareskrim karena masih tahap penyelidikan.

"Tetapi yang sudah 14 itu yang bisa jadi baru hari ini kami diizinkan untuk memberitahukan rumah sakit," bebernya.

Dia menambahkan, bisa saja dalam penyelidikan Bareskrim menemukan ada fasilitas kesehatan lain yang menjual vaksin palsu.[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA