Menurut Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Prof Tjandra Yoga Aditama, WNI berinisial NA (61) meninggal pada hari Minggu (27/4) kemarin pukul 13.00 waktu setempat setelah dirawat selama tujuh hari terhitung sejak 20 April di RS. King Saud, Jeddah.
Tjandra juga menyebutkan, dari keterangan dari pihak RS, NA meninggal karena virus corona, radang paru akut serta gangguan pernapasan juga gagal ginjal.
"Saya sedang berproses menanyakan lebih lanjut tentang bagaimana proses dan hasil kontak kasus ini sampai dua minggu ke depan. Untuk kasus di Malaysia misalnya, pemeriksaan kontak dilakukan pada 200 orang yang pernah kontak dengan pasien itu," kata Tjadra dalam surat elektronik di Jakarta, Selasa (29/4).
Tjandra memastikan, pasien NA sudah lama tinggal di Arab Saudi dan bukan jemaah umroh.
Tjandra mengutip laporan WHO, untuk Asia Tenggara, selain kasus di Malaysia juga dilaporkan ada kasus di Filipina yang sedang dalam pengawasan. Negara lain yang baru-baru ini juga melaporkan kasus MERS-CoV adalah Yunani, Yordania dan Prancis yang bahkan juga melaporkan terjadinya penularan antarmanusia yang terbatas.
WHO juga mencatat ada peningkatan bermakna bagi kasus MERS-CoV di United Arab Emirate (UAE).
"Seperti diketahui bahwa di UAE dan Arab Saudi banyak WNI yang bekerja, yang tentu harus diwaspadai," terangnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: