Pihak perusahaan susu formula telah menjenguk korban ke rumah sakit serta membawa sample air minum yang biasa digunakan keluarga korban untuk diperiksa.
Kondisi Azmi yang dirawat di Kamar IV kelas III RSUD Tasikmalaya, belum pulih. Bayi berusia sembilan bulan ini masih harus mendapat perawatan medis secara intensif setelah diduga keracunan susu formula.
Meski sudah empat hari dirawat, korban masih menderita muntah muntah dan mengalami diare hingga terpaksa diberi cairan infus.
Menurut nenek korban, Elis, pihak perusahaan susu formula sempat datang menjenguk dan menanyakan awal terjadinya keracunan. Selain itu pihak perusahaan juga telah mengambil sample air yang biasa digunakan untuk minum keluarga korban.
Sementara itu korban yang dirawat di rumah bernama Yadi, kini kondisinya membaik. Anak berusia tujuh bulan, pasangan Ani dan Iyan tersebut kini dibawa kakeknya ke Bandung.
Seluruh korban merupakan warga Sukamanah, Cipedes, Kota Tasikmalaya yang membeli susu formula dengan merk dagang sama dari sejumlah warung dan toko.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Nana Rosadi, susu formula yang diambil sample, sudah dikirimkan ke Balai POM untuk diperiksa. Dan untuk hasilnya hingga kini belum keluar.
Jika nanti hasil pemeriksaan ternyata keracunan dari susu formula, pihak dinas kesehatan akan bertindak tegas terhadap perusahaan produk yang digunakan korban.
[dem]
BERITA TERKAIT: