Dalam aksi yang diikuti ratusan dokter dari seluruh Indonesia ini mendesak semua pihak, terutama pemerintah agar memperbaiki sistem kesehatan di tanah air. Hal itu penting dilakukan agar tidak merugikan rakyat maupun dokter.
Aksi damai yang rencananya akan dimulai dari Bundaran Indonesia pukul 09.00 pagi dengan berjalan kaki ini dilatarbelakangi banyaknya permasalahan kesehatan dan pelayanan kedokteran di tanah air. Iornisnya, dari persoalan itu dokter dianggap sebagai pihak yang paling bertanggungjawab. Selain itu, berkembangnya anggapan yang dilontarkan oleh anggota DPR, yang menyebutkan profesi dokter lebih rendah dari Polantas atau bahkan lebih kejam dari terorisme, juga menjadi alasan turunnya para dokter itu ke jalan.
"DIB adalah sebuah gerakan moral, yang berkembang atas realita sosial saat ini. Gerakan ini tumbuh dari kenyataan, semakin terpuruknya citra dokter di Indonesia. Dan kami ingin mengembalikan kemuliaan profesi dokter sesuai sumpah dokter," kata Presidium DIB Agung Sapta Adi dalam rilis yang diterima redaksi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Minggu, 19/5).
DIB, dia menegaskan mendukung jaminan kesehatan bagi kepentingan seluruh rakyat. Tapi, pihaknya juga meminta kepada pemerintah agar ada perbaikan sarana kesehatan di Indonesia. Pasalnya, saat ini kata Agung, ada ribuan dokter di daerah yang melayani rakyat dengan sarana yang minim dan rakyat tidak puas dengan pelayanan kesehatan yang mereka peroleh, kemudian yang disalahkan dokternya.
Agung menepis tudingan kalau aksi yang digelar besok untuk menggoyang organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
"Semata-mata kami menuntut perbaikaan pelayanan kesehatan itu utamanya dan ditujukan kepada pemerintah," tegas Agung.
Dia pun mengatakan kehadiran DIB bukan untuk menandingi tapi mendukung dan mendorong gerakan IDI agar lebih berani menyuarakan perbaikan sistem pelayanan kesehatan Indonesia yang berkeadilan terhadap masyarakat maupun pemberi pelayanan kesehatan, dengan mengedepankan sikap profesionalisme dan kemandirian profesi dokter,.
Sebelum bergerak ke Bundaran HI, para dokter berkumpul di tugu Proklamasi.
[dry]
BERITA TERKAIT: