Dalam unggahan akun Instagram
@badanperwakilannetizen, mengunggah tempat jual beli yang diduga obat tramadol tepat di depan gerbang Satuan Rekonstruksi TNI AU.
Masih dalam akun tersebut, admin tidak menyalakan petasan dan mengarahkan ke tempat jual beli tramadol seperti biasa karena lokasinya berdekatan dengan penjual es teh.
Namun, tak berselang lama video itu diunggah akun admin
@badanperwakilannetizen mendapat direct message (pesan langsung) dari akun
@militer.udara untuk menghapus konten tersebut.
Akun itu milik TNI Angkatan Udara dan sudah terverifikasi oleh Instagram dengan centang biru.
Menyikapi itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan lokasi video yang dimaksud berada di luar wilayah Landasan Udara Halim Perdanakusumah.
"Sampai saat ini masih diselidiki POM Lanud Halim, cuma perlu diketahui juga wilayah tersebut berada di luar komplek Lanud di seberang jalan," kata Nyoman lewat pesan singkat ke
RMOL, Senin, 16 Maret 2026.
Berangkat dari peristiwa ini, pihak TNI AU telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk mendalami lagi.
"Namun pihak TNI AU sudah berkoordinasi dengan aparat Polsek untuk bersama-sama bisa menyelidiki kegiatan tersebut," kata Nyoman.
BERITA TERKAIT: