Pilih Kampanye Pilkada, Tersangka Dayang Donna Mangkir Panggilan KPK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Kamis, 10 Oktober 2024, 09:17 WIB
Pilih Kampanye Pilkada, Tersangka Dayang Donna Mangkir Panggilan KPK
Tersangka Dayang Donna Walfaries Tania (kanan)/Net
rmol news logo Putri mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak, Dayang Donna Walfaries Tania (DDWT) mangkir dari panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tersangka beralasan sedang focus kampanye Pilkada 2024 karena maju sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) Penajam Paser Utara (PPU).

Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, Dayang Donna sedianya diagendakan dipanggil untuk diperiksa tim penyidik sebagai terperiksa atau tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Selasa, 8 Oktober 2024.

"DD (Dayang Donna) minta penundaan karena sedang fokus Pilkada," kata Tessa kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 10 Oktober 2024.

Tak hanya Donna, dua tersangka lainnya juga mangkir, yakni Awang Faroek dan Rudy Ong Chandra (ROC) selaku Komisaris di PT Sepiak Jaya Kaltim, di PT Cahaya Bara Kaltim, di PT Bunga Jadi Lestari, di PT Anugerah Pancaran Bulan, yang juga pemegang saham 5 persen PT Tara Indonusa Coal.

"AFI dan ROC info terbaru memberitahu penyidik kalau sakit," pungkas Tessa.

Awang Faroek dan Rudy Ong Chandra sebelumnya juga sudah mangkir dari panggilan tim penyidik pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Sedangkan Dayang Donna sudah diperiksa pada Rabu, 2 Oktober 2024. Saat itu, Dayang Donna didalami soal perannya dalam pemberian IUP dan perpanjangannya.

Dayang Donna merupakan Cawabup PPU nomor urut 2 mendampingi Andi Harahap. Pasangan Andi-Dayang diusung Partai Golkar, PKB, Partai Hanura, Perindo, PBB, dan partai nonparlemen.rmol news logo article





Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA