Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL, Juliari tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada pukul 13.44 WIB, Rabu (23/12).
Saat tiba di KPK, politisi PDIP ini bungkam ketika dicecar beragam pertanyaan wartawan. Juliari hanya mengangguk-ngangguk sembari berjalan dan memegang sebuah kertas menuju ruang penyidik.
Selain Juliari, KPK juga memeriksa tersangka Harry Sidabuke (HS) dari pihak swasta yang juga sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 13.25 WIB. Ia akan diperiksa untuk mendalami proses penunjukan langsung vendor yang menyalurkan bansos Covid-19.
Dalam perkembangan perkara ini, muncul nama-nama lain yang diduga terlibat dalam praktik rasuah. KPK sendiri kemungkinan akan membuka penyelidikan baru atas dugaan kasus korupsi bansos berupa sembako di tingkat nasional.
Bersama Juliari dan Harry Sidabuke, total sementara ada lima orang yang sudah berstatus tersangka. Mereka adalah penerima suap Juliari, Matheus Joko Santoso, dan Adi Wahyono (AW) selaku PPK di Kemensos.
Sedangkan Harry Sidabuke dan Ardian I M dari unsur swasta menyandang status tersangka pemberi suap.
Beberapa dari mereka sebelumnya terjaring OTT KPK pada Sabtu lalu (5/12) di beberapa tempat di Jakarta. Dari hasil tangkap, ditemukan uang pecahan rupiah dan mata uang asing masing-masing sejumlah sekitar Rp 11,9 miliar, 171.085 dolas AS atau setara Rp 2,420 miliar dan sekitar 23 ribu dolas Singapura atau setara Rp 243 juta.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: