Namun nahas, penyidik KPK dicegah oleh beberapa orang polisi hingga dites urine.
Plt Jurubicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa hal-hal semacam itu tidak dapat diumumkan ke publik lantaran telah masuk materi penyidikan perkara dalam hal ini kasus dugaan suap pengurusan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI PDIP yang menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
"Nah, ini pertanyaan sudah masuk ke materi, ya. Strategi penyelidikan dan penyidikan kan bagian dari satu-kesatuan informasi yang enggak bisa dipisahkan," kata Ali.
Lebih lanjut, Ali menegskan, semua pihak dapat mengikuti kasus yang tengah berjalan ini. Termasuk nanti jika sudah memasuki persidangan dan terbuka untuk umum.
"Sekali lagi untuk hal ini tidak akan kami sampaikan kepada masyarakat, tetapi kita melihat nanti di persidangan," demikian Ali.
Hasto sebelumnya membantah bahwa dirinya sempat bersembunyi di Kantor PTIK saat tim Satgas KPK ada yang bergerak ke 'markas polisi' itu.
"Saya sejak kemarin mempersiapkan seluruh penyelenggaraan Rakernas (PDIP) ini," kata Hasto kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jumat lalu (10/1).
Dalam kasus ini, KPK telah memeriksa beberapa saksi. Termasuk Hasto bersama Komisioner KPU Hasyim Asyari dan Evi Novida Ginting Manik. Kemudian, tiga orang Staf DPP PDIP Geri, Kusandi dan Riri. Namun, Riri tidak hadir dari pemeriksaan penyidik KPK lantaran izin sakit.
BERITA TERKAIT: