Dalam pernyataan video pada Kamis, 19 Maret 2026, Hasto mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung selama lebih dari dua jam dalam suasana penuh keakraban.
Menurut Hasto, Megawati memaknai pertemuan itu sebagai ajang silaturahmi antara dua tokoh lama yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan politik nasional.
“Ibu Megawati mengatakan ini adalah pertemuan teman lama, sehingga berlangsung dnegan penuh keakraban selama lebih dari dua jam.”
Tak sekadar temu kangen, perbincangan keduanya juga menyentuh berbagai isu strategis kebangsaan, termasuk dinamika geopolitik global yang tengah berkembang.
“Dalam pertemuan kedua pemimpin tersebut, dibahas berbagai soal bangsa dan negara termasuk, soal geopolitik yang kita hadapi saat ini," kata dia.
Lebih jauh, Hasto menegaskan bahwa Megawati turut menyampaikan pandangan berdasarkan pengalaman panjangnya dalam menghadapi krisis multidimensi.
“Tentu Bu Mega dalam pengalamannya yang luas menyelesaikan krisis multidimensi beliau menyampaikan berbagai hal terkait sense of urgensi, sense of priority sesuai dengan pengalaman beliau dalam menyelesaikan krisis," paparnya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet mengungkapkan detail pertemuan Prabowo dan Megawati berlangsung dalam nuansa kekeluargaan menjelang Lebaran.
“Kedua pemimpin bangsa tersebut bersilaturahmi secara kekeluargaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah," kata Teddy.
Dalam foto yang dibagikan, terlihat Presiden Prabowo yang mengenakan pakaian safari krem, menyambut kedatangan Megawati dan putrinya Puan Maharani yang kompak mengenakan baju batik berwarna biru.
Turut hadir mendampingi presiden dalam pertemuan tersebut yakni sang putra Didit Hediprasetyo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
BERITA TERKAIT: