Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap berharap ada perkembangan signifikan untuk membuka siapa dalang di balik penyerangan Novel yang belum juga terungkap hingga saat ini.
"Kami berharap ada hasil yang signifikan yang bisa membuka tabir gelap selama ini,†ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/6).
Ia menegaskan sekali lagi jika kasus ini sampai tidak terungkap maka pegawai KPK lainnya yang bertugas untuk memberantas korupsi akan mendapat resiko penyerangan serupa yang menimpa Novel.
Novel Baswedan yang menjadi penyidik senior KPK mengalami kejadiannyang kurang mengenakkan pada 11 April 2017 lalu selepas salat subuh di dekat rumahnya.
Ia disiram air keras oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk alasan yang masih belum diketahui.
Namun demikian dalam kurun waktu satu tahun lebih dua bulan paska kejadian penyiran air keras tersebut, Polri masih belum mampu mengungkap siapa dalang di balik penyerangan itu hingga saat ini.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.