FPPI Dukung Pengusutan Teror Terhadap Pekerja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 28 Juni 2018, 21:22 WIB
rmol news logo Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia (FPPI) meminta polisi mengusut tuntas aksi teror terhadap anggota Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT).

Menyusul penembakan terhadap mobil bernopol B 1650 TRV milik anggota SP JICT Sugianto pada 7 Juni lalu di Lapangan Parkir Khusus Karyawan PT JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.  

Untuk itu, FPPI mengimbau Badan Pemeriksa Keuangan segera menyelesaikan audit investigatif kasus-kasus PT Pelindo II yang menurut Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara akan diselesaikan dalam jangka waktu 40 hari sejak 31 Januari 2018.

"FPPI juga memberikan dukungan kepada KPK untuk segera menindaklanjuti kasus kontrak JICT yang telah dilaporkan Serikat Pekerja JICT pada 22 Oktober 2015, dan juga penyerahan laporan audit investigatif BPK terhadap kasus kontrak JICT oleh Pansus Pelindo II pada 17 Juli 2017," jelas Ketua FPPI Nova Sofyan Hakim kepada wartawan, Kamis (28/6).

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada pekerja JICT untuk tetap tenang dan bekerja dengan baiknya.

"Ini dilakukan agar pelabuhan terminal peti kemas terbesar di Indonesia ini tetap terus dapat mendukung perekonomian nasional," kata Nova. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA