Rohis Didorong Jadi Duta Literasi Ekonomi Syariah di Kalangan Pelajar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 27 Juni 2026, 10:56 WIB
Rohis Didorong Jadi Duta Literasi Ekonomi Syariah di Kalangan Pelajar
Pengurus Rohani Islam (Rohis) SMA dan SMK dari 34 provinsi di Indonesia (Foto: Kemenag)
rmol news logo Kementerian Agama (Kemenag) dan Bank Indonesia menggandeng pengurus Rohani Islam (Rohis) SMA dan SMK dari seluruh Indonesia untuk memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di kalangan generasi muda melalui pemanfaatan media digital.

Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag,  M. Munir, menilai pemahaman terhadap ekonomi dan keuangan syariah menjadi bagian penting dalam membangun peradaban Islam yang maju dan berdaya saing. Dengan bekal tersebut, pengurus Rohis diharapkan mampu menjadi pelopor penyebaran informasi yang bermanfaat, khususnya di lingkungan pelajar.

Sementara itu, Deputi Direktur DEKS Bank Indonesia, Moh. Nuryazidi, mengungkapkan bahwa berdasarkan State of the Global Islamic Economy* (SGIE) Report terbaru, Indonesia menempati peringkat keempat industri ekonomi syariah dunia setelah Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Kinerja tersebut ditopang oleh sektor fesyen muslim, makanan halal, serta media dan rekreasi halal.

Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam memperluas literasi ekonomi syariah karena memiliki kedekatan dengan media sosial yang menjadi salah satu kanal komunikasi paling efektif saat ini.

"Sekarang kekuatan itu bukan cuma di perusahaan besar atau pemerintah, tapi juga ada di media sosial kalian. Satu konten yang kalian bikin bisa dilihat ribuan bahkan jutaan orang. Dan itu bisa jadi pintu buat orang lain mulai mengerti ekonomi syariah. Karena kalau literasi meningkat, efeknya besar sekali: masyarakat bisa naik level dari cuma beli, jadi bikin; dari ikut tren, jadi pencipta tren," ujar Nuryazidi, dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Youth Content Creator Rohis Indonesia yang diselenggarakan di Badung, Bali, dikutip Sabtu 27 Juni 2026. 

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia.

Ia menambahkan, pengurus Rohis memiliki peluang besar untuk menjadi motor penggerak literasi ekonomi syariah di lingkungan sekolah melalui penyebaran informasi mengenai gaya hidup halal, kewirausahaan syariah, hingga potensi industri halal nasional.

Dalam acara tersebut, peserta melakukan praktik pembuatan konten media sosial secara individu maupun kelompok. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan kreator konten muda yang mampu mengemas pesan-pesan ekonomi syariah dalam format yang menarik, mudah dipahami, dan relevan dengan keseharian generasi muda. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA