Atas kejadian itu, Kepala Polda Kalbar Irjen Didi Haryono bersama pelaksana harian gubernur melakukan pengecekan wilayah perbatasan pada Minggu kemarin (21/1). Dalam rangka mencari tahu kondisi perbatasan, termasuk soal keluar masuknya TKI ke Malaysia.
"Tingkatkan terus pengawasan terhadap orang maupun barang yang melewati PLBN maupun jalur-jalur tikus di sepanjang perbatasan," kata Didi dalam keterangannya, Senin (22/1).
Didi memastikan tidak main-main dalam menindak kejahatan apapun di wilayahnya tanpa tebang pilih. Sebab, dia menginginkan zero illegal dan zero tolerance benar-benar dapat terwujud.
"Ini tentunya demi untuk kebaikan kita bersama. Dan ini menjadi kebanggaan Kalbar dengan semboyan Polda Kalbar Berkibar," jelasnya.
Untuk itu, Didi memastikan bahwa segala sesuatu harus sesuai prosedur yang berlaku.
"Pastikan semua harus sesuai dengan prosedur untuk menuju ke zero illegal," tegasnya.
Kalbar sendiri memiliki lima wilayah perbatasan, yakni Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Aruk-Sajingan Besar di Kabupaten Sambas, Entikong di Kabupaten Sanggau, Senaning di Kabupaten Sintang, dan Badau di Kabupaten Kapuas Hulu.
[wah]
BERITA TERKAIT: