Mantan hakim, Asep Iwan Iriawan menegaskan bahwa KPK dan pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) haruslah berlaku adil kepada Setnov dengan juga menjerat pihak lain yang memang terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.
"Jangan cuma garang ke Setya Novanto tapi garing ke yang lain," ketusnya dalam diskusi bertajuk 'Setnov Effect' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12).
Hal itu diungkapkan Asep menanggapi 'hilangnya' beberapa nama orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus itu saat pembacaan dakwaan Setnov dalam sidang perdana beberapa waktu lalu. Padahal dalam persidangan kasus serupa dengan terdakwa dua mantan petinggi Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto serta di sidang pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, ada beberapa nama politisi yang juga mencuat. Sebut saja mantan Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Menteri Hukum dan HAM saat ini Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Olly Dondokambey.
"KPK dan aparat pengadilan harus seadil-adilnya, ke nama-nama yang sebelumnya disebut. Dakwaan sebelumnya kan banyak Di korupsi kan gampang, enggak berbuat sendiri. Ketika tau ceritanya, 'telanjangi' ramai-ramai," desaknya. [mel]